O2SN Magetan 2026, Sepak Takraw Kawedanan, GOR Ma'arif Ngariboyo, Olahraga Magetan.

MAGETAN – Kompetisi bergengsi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Magetan tahun 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Tim Takraw Putra Kecamatan Kawedanan. Bertanding pada Kamis, 11 Juni 2026, di GOR Ma'arif Ngariboyo, tim Kawedanan membawa skuad penuh yang terdiri dari 3 pemain utama dan 3 pemain cadangan. Perjuangan para atlet muda ini didampingi langsung oleh trio pelatih: Coach Budi Santoso, Coach Edy Riyanto, dan Coach Puguh Prasetyo.

Melihat hasil drawing pertandingan, Tim Kec. Kawedanan sebenarnya diprediksi kuat mampu menembus posisi 3 besar. Berada di grup yang sama dengan Kecamatan Nguntoronadi dan Kecamatan Kartoharjo, peluang itu terbuka lebar.

Namun, dewi fortuna belum berpihak pada laga perdana saat menghadapi Kec. Nguntoronadi. Pertandingan berjalan sangat sengit. Pada set pertama, tim Kawedanan sempat memimpin perolehan angka. Sayangnya, langkah mereka tertahan saat mencapai skor 13. Lawan berhasil mengejar hingga terjadi deuce, dan set pertama berakhir dengan kekalahan tipis 15-17. Skenario yang hampir sama terulang di set kedua; sempat unggul di awal, tim Kawedanan kembali harus mengakui keunggulan lawan dengan skor yang sangat tipis.

Evaluasi cepat langsung dilakukan oleh jajaran pelatih seusai laga. Coach Budi, Edy, dan Puguh sepakat bahwa kurangnya intensitas latihan serta minimnya laga uji coba (sparing) menjadi faktor utama belum matangnya mental bertanding anak-anak di lapangan. Hal ini tak lepas dari kendala non-teknis, di mana jadwal persiapan kompetisi bentrok dengan pelaksanaan ulangan sumatif sekolah.

Kekalahan ini bukanlah akhir, melainkan pelajaran berharga untuk melangkah lebih jauh. Menyerah? Jelas bukan pilihan. Menjadi lebih kuat dan menjaga konsistensi adalah harga mati untuk menyongsong kompetisi berikutnya!

Posting Komentar

0 Komentar